Perusahaan Milik Bersama

PERSAHABATAN

Pertemanan atau persahabatan antara Damian dan Damsyik adalah suatu yang unik. Sebab, Damian berdarah Cina [Tionghoa], sedangkan Damsyik berdarah Arab-Melayu. Keduanya bersahabat sejak di sekolah dasar sampai perguruan tinggi.Oleh karena itu,ketika mereka akan memulai usaha, mereka sepakat untuk berkongsi. Dengan maksud, agar tersedia modal yang cukup untuk membuka usaha. Mereka memutuskan untuk tak meminjam uang dari bank,karena mereka belum dapat memprediksi sejauh mana keberhasilan usaha mereka. Tidak jelas kenapa mereka memilih bisnis bahan bangunan [ubin, marmer, gipsum, kristal] untuk memulai usaha mereka.Boleh jadi mereka sudah melakukan survei atau feasibility study kecil-kecilan sewaktu akan memilih bidang usaha.

Karena mereka memulai usaha dengan modal lumayan besar, maka toko bahan bangunan itu tidak mungkin jika harus mereka kelola berdua saja. Mereka perlu paling tidak seorang karyawan untuk bantu-bantu.Kebetulan Damian mempunyai kenalan Darius seorang pemuda yang belum bekerja.Darius bersedia bekerja di toko kedua lelaki sialan itu.Jadi, tim mereka terdiri dari tiga orang yaitu Damian, Damsyik, dan Darius. Karena itu Damian dan Damsyik sepakat memberi nama toko mereka “Tiga D” dari huruf “D” di depan nama Damian,Damsyik,dan Darius.

Darius adalah karyawan yang baik,dia rajin bekerja dan bertanggung-jawab.Oleh karena itu banyak urusan yang kemudian diserahkan pada Darius.Bahkan tidak jarang Darius juga bertindak sebagai kasir.Padahal menurut kesepakatan antara Damian dan Damsyik,yang harus jadi kasir adalah Damian.Hal ini sesuai dengan kesepakatan antara kedua co-owners itu. Prinsip ini adalah prinsip dasar harga mati yang dianut etnik Damian, yaitu bahwa etnik lain tak bisa dipercaya. Tetapi suasana di toko itu bisa memberikan nuansa baru pada pergaulan dan hubungan antar etnik.Akibatnya,banyak tugas tambahan yang harus dikerjakan Darius,yaitu membuka toko,menutup toko,membersihkan toko,mengangkat belanjaan ke mobil pembeli, dan memasukkan dan mengatur supply baru ke dalam toko.

Seperti pemuda dan ABG masa kini,maka Darius juga rajin menjaga penampilan-nya. Darius juga nge-gym, hanya saja dia tidak nge-gym di fitness center [ Dari mana uangnya ?] melainkan di tempat latihan binaraga di Pos RW-nya.Kebetulan di RW tempat tinggal Darius ada Perkumpulan Binaraga yang anggotanya remaja maupun pria yang sudah berkeluarga – yang ingin menjaga kebugaran tubuhnya.

Darius tak bermaksud punya tubuh seperti Ade Rai,targetnya hanya ingin punya tubuh seperti model L-Men. Alat-alat olah-raga di Pos-RW itu ada yang baru,ada dan yang bekas.Kebanyakan alat-alat dan mesin-mesin olah-raga yang ada di situ adalah sumbangan dari para donatur atau para simpatisan.Sebetulnya tubuh Darius sudah “jadi”:otot dadanya sudah menonjol kedepan dengan lembah atau “crest’ di antara kedua bukit dadanya yang cukup dalam [cekung], pinggangnya ramping, perutnya rata berhiaskan tonjolan otot membentuk six-packs,lengannya besar dan bagus.Pendeknya jika Darius telanjang-dada atau bertelanjang-bulat maka cewek yang melihat tubuh Darius pasti ingin dientot Darius dan cowok gay yang melihat tubuh Darius pasti ingin mencabulinya !

Tugas Darius mengangkat barang belanjaan para pembeli ke mobil mereka dan mengangkat supply yang baru datang ke gudang dan ke lemari merupakan tugas yang disukai Darius,karena dia bisa sekalian latihan beban. Barang-barang yang dijual di toko itu banyak yang cukup berat bobotnya,seperti keramik,marmer, glas in loods atau gypsum.Selain itu,jika membantu mengangkat barang belanjaan pembeli, Darius sering diberi tip, bisa Rp 5.000,-, Rp 10.000,-, Rp 20.000,- atau lebih banyak lagi !

PERCINTAAN DAN PENCABULAN

Meskipun Damian dan Damsyik sudah masuk usia menikah, tapi kelihatannya ke duanya masih tenang-tenang saja.Kebetulan keluarga mereka juga tidak permah mempermasalahkan soal pernikahan, sehingga keduanya bisa fokus ke bisnis yang baru mereka geluti itu.Meskipun Damian dan Damsyik teman sejak sekolah dasar, tapi keduanya tidak punya hubungan percintaan sejenis. Bahkan Damian dan Damsyik tidak pernah saling mengunjungi rumah masing-masing.Damian sudah tinggal sendiri di suatu apartemen,sedangkan Damsyik masih tinggal ber- sama orang-tuanya.

Dalam hal hubungan mereka dengan Darius,baik Damian maupun Damsyik sama -sama menyukai Darius.Mungkin Darius malah jadi faktor pemersatu ikatan bisnis Damian-Damsyik.Darius banyak punya ide-ide baru dan gagasan-gagasan yang inovatif. Seperti pemesanan melalui telpon dan home delivery. Mungkin Darius seperti anak yang mengekalkan cinta antara ayah-ibunya dalam hal ini hubungan bisnis Damian dan Damsyik.

Kelak, terjadilah hubungan rahasia antara Damian dengan Darius dan Damsyik dengan Darius,sehingga terjadi hubungan cinta segitiga antara Damian – Darius -Damsyik. Bagi Damian, cintanya pada Darius muncul sejak dia sering melihat Darius mengangkat barang-barang di toko itu.Memang terkadang Darius bekerja sambil telanjang dada, mengenakan singlet, atau T-shirt.Jika ada banyak barang yang harus diangkat,maka Darius “terpaksa” bertelanjang-dada, sebab tubuhnya akan berkeringat.Ternyata tubuh Darius yang telanjang-dada dan berkilat-kilat oleh keringat itu telah membangkitkan gairah-berahi Damian. Bahkan diam-diam, jika sedang onani, Damian berfantasi tentang tubuh Darius yang atletis,ketat-berotot, telanjang-dada dan berkilat-kilat oleh keringat yang membanjir ditingkah oleh wajahnya yang ganteng !

Suatu kali, Damsyik sedang tak ada di toko, dia ada urusan keluarga.Kebetulan ada banyak supply masuk, karena stok sedang kosong,baru diborong oleh suatu perusahaan property – real estate.Maka mau tidak mau Darius harus mengangkat supply yang baru masuk itu,dibantu oleh kuli-kuli yang dibawa truk.Hari sudah sore hampir jam 17:00,ketika semua barang telah siap disimpan dan diatur.Pada jam sesore itu pelanggan sudah sangat jarang.Darius duduk di kursi karena dia kelelahan dan tubuhnya yang atletis ketat, berotot [berkat latihan beban intens itu]tampak berkilat-kilat sehingga keindahan lekukan ototnya makin nyata dan bermakna.Rupanya, Damian tidak mampu lagi mengendalikan berahinya pada Darius.

Damian pun pura-pura masuk ke bagian dalam toko itu yang berfungsi sebagai sebagai storage room untuk barang-barang kecil yang mahal dan tidak kelihatan jika ada orang yang mengutil [shoplifting].Lalu Damian memanggil Darius masuk, ketika Darius sudah masuk, Damian menutup pintu masuk dan menguncinya dan dia tanpa rasa jiik memeluk tubuh Darius yang basah berkeringat dan telanjang dada itu. Darius kaget dan karena reflex dia undur,tapi Damian terus menyerbu dan mendorong Darius sampai di terduduk di sebuah sofa tua yang muat dua orang dan memang disimpan di gudang itu.Otak Darius berpikir,apa yang harus dilakukannya dalam kondisi seperti itu.

Sementara Damian terus mencucupi keringat di lehernya.Tanpa malu dan tanpa rasa jijik Damian mulai melumat bibir Darius yang merah merona,jantan dan amat kelaki-lakian itu.Sementara tangannya terus menjamah dan memainkan puting susu Darius dan tanpa jijik Damian menggosok-gosok tubuh Darius yang basah oleh keringat dengan telapak tangannya di dada dan di punggung Darius.

Akhirnya, Darius memutuskan untuk membiarkan Damian berbuat sesuka nafsu berahinya.Damian memplorotkan celana dan kancut Darius sampai terjela-jela di pergelangan kaki Darius.Damian yang panik itu,jadi kalap saat menampak kontol Darius yang memang ukurannya lebih besar dari ukuran kontol rata-rata laki-laki seusianya. Kontol Darius disunat ketat, sehingga mulut Damian pun “tak tahan” dan mulai mengisap kepala kontol Darius dengan bernafsu.Lalu dia juga menjilat lobang kencing Darius,menyedot-nyedot kontol Darius dengan mulutnya.Seakan -akan dia berharap akan menyedot air kencing atau air mani Darius. Sementara itu tangannya terus memainkan puting susu Darius yang basah oleh keringat dan mulai terasa dingin itu.

Dirangsang-rangsang begitu.Darius muda yang umur 18 tahun itu tak tahan lagi. Apalagi dia sudah dua minggu tidak mimpi basah atau ngeloco. Maka dia pun warning, mengingatkan Damian, bosnya, majikannya. Katanya :

“Oom Yan, saya udah mau keluar”

Tapi Damian tidak peduli,dia terus menyedot dan menjilat kontol Darius dengan bernafsu!Akhirnya, Darius sudah tak mampu lagi menahan agar pejuhnya tidak keluar!Karena tak terkendali lagi,maka Dariuspun membiarkan pejuhnya muncrat keluar :CROOOOOOT! CROOOOOOT! CROOOOOOT!Damian tak mau menyia-nyiakan peluang emas melihat muncratnya pejuh Darius dari lobang kencingnya!

Maka kenyotan mulutnya di kontol Darius dilepas sebentar, agar dia bisa melihat pancaran-pancaran pejuh Darius ke udara:CROT!!CROT!!CROT!! Indah sekali. Pancaran pejuh Darius “terbang” cukup jauh dari lobang kencingnya betul-betul: “ejected” [dipancarkan].Karena itulah istilahnya :”ejakulasi”! Selanjutnya, pejuh Darius yang keluar atau meleleh sesudah itu disedot semua oleh Damian sampai licin tandas dengan mulutnya !.

EPILOGUE

Sejak kejadian itu,Damian sering minta Darius datang ke apartemennya. Selalu saja Damian minta agar boleh mengisap kontol Darius! Darius mengambil “jalan tengah” dan menganggap Damian hanya membantunya onani. Dengan demikian Darius “tak merasa bersalah” dan “tak merasa melakukan hubungan sejenis”,dan dia juga tetap dapat “menjaga hubungan baik” dengan majikannya yang ternyata amat menyukai kontolnya itu.Sebulan kemudian,kejadian yang sama terulang lagi dengan majikan Darius yang satunya : “Damsyik”.Damsyik juga memakai storage room itu sebagai tempat untuk menikmati kontol dan pejuh Darius.

Dalam hati, Darius bersyukur,bahwa kedua majikannya hanya menuntut kontol-nya,tidak [belum?] minta lobang pantatnya! Kalau saja mereka minta bool [silit ]atau lobang pantat Darius, bisa-bisa bool Darius jebol diembat dua laki-laki yang kontolnya besar-besar itu! Sebab, ternyata, meskipun Darius berasal dari etnik Cina,tetapi kontolnya malah lebih besar dari kontol Damsyik yang berdarah Arab itu ! Dengan demikian mythos atau hypothesis yang menyatakan bahwa kontol Arab besar-besar ukurannya itu – sudah tertolak !

Sebetulnya Damsyik pernah mau menyodomi lobang pantat Darius,tetapi Darius menyampaikan fatwa kepada Damsyik bahwa sodomi [semburit, liwath,hubungan sungsang, monon] dilarang agama! Sebagai gantinya,Darius menawarkan jepitan pahanya untuk diembat Damsyik dengan kontolnya. Damsyik menurut ! Sejak itu, Damsyik sering minta agar boleh menikmati “kepitan” atau “jepitan” kedua paha Darius untuk diembat [dirojok] dengan kontol Arabnya yang lumayan besar itu! Tapi, tak urung, sekali-sekali, Damsyik juga minta supaya kontolnya bisa diisap oleh Darius. Kata Damsyik:

“Gantian,dong! Masa’ gw terus yang harus ngisep kontol loe”,kalau sudah begitu Darius terpaksa memenuhi permintaan bosnya atau majikannya itu! Demikanlah cerita tentang kebejatan anak muda zaman sekarang !

About sobatabc

I'm just an imperfect man.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s